Gelora Pancasila - merupakan sebuah gedung pertemuan Masyarakat kota Surabaya yang telah penuh sesak oleh pengunjung untuk menyaksikan Duel Meet yang paling spektakuler di Tahun 1970.Penonton sebagian besar terdiri dari anak anak muda berambut gonrong dan cewek cewek yang memakai rok mini dan midi khusus untuk menyaksikan Adu Jotos/Duel Meet antara band band dari Jawa Barat yang diwakili oleh Rhapsodia, Jawa Tengah yang diwakili oleh Ternchem dan Jawa Timur yang diwakili oleh Jaguar. Harapan para remaja saat itu adalah mereka dapat menonton atraksi yang luar niasa dari ketiga band tersebut.
Acara pertama dibuka dengan warming up dimana setiap band diberi kesempatan untuk menyanyikan 5 buah lagunya.Dari ke 15 lagu yang merupakan warming up sekalian Show of Force dari masing masing band. Para penonton mulai mereka-reka siapa kiranya yang akan keluar sebagai pemenang. Selama pamer kekuatan dan kelihayan ini berlangsung, Tetap tenang. Sambutan mulai hangat ketika acara Duel Meet dimulai Diatas panggung yang luas sekaligus ditampilkan tiga buah band yang masing masing menampilkan satu lagu secara bergiliran dan tiap lagu lagu yang ditampilkan merupakan lagu lagu pilahan terbaik bagi setiap band dan penonton yang berjumlah 12 ribu ini akan mengeluarkan reaksinya. Band yang permainannya bagus dan menarik akan disambut dengan tepuk tangan meriah sedangkan yang menurut penonton jelek, akan mendapatkan ejekan dan disuruh turun dari panggung.
Pada saat demikianlah seluruh anggota band diuji baik mental maupun kemampuannya jika memang mumpuni band itu akan mendapat pujian setinggi langit tetapi jika tidak, mereka harus berjiwa besar untuk menahan malu diejek gabis habisan atau ditimpuki sandal atau telur busuk oleh penonton Surabaya yang memang terkenal sangat kritis itu.
Ternyata Duel Meet itu dimenangkan oleh Rhapsodia dari Bandung Jawa Barat diikuti oleh Jaguar dari Malang Jawa Timur sebagai juara kedua sedangkan Ternchem dari Solo Jawa Tengah harus puas menjadi juru kunci. Penilaian juara pertama pada Rhapsodia itu karena sambutan penonton selalu meriah pada setiap lagu yang dinyanyikan oleh Rhapsodia malam itu sedangkan Jaguar menduduki urutan kedua karena ada beberapa lagu yang mereka nyanyikan mendapat ejekan dari pononton malam itu.Yang paling sial adalah Ternchem band dari Solo Jawa Tengah.Lagu lagunya selalu dicerca penonton. Yang patut dipuji adalah obyektifitas dan spontanitas penonton Surabaya yang mana mereka selalu bersorak dan bertepuk tangan memuji band yang permainannya bagus tetapi mengejek band yang permainannya yang mereka anggap jelek tanpa melihat asal usul dari mana band itu datang. Suatu contoh yang sederhana tetapi sukar untuk dilaksanakan.
Pada tahun tahun berikutnya tradisi ini diikuti oleh kota Malang di Jawa Timur juga bahkan hingga kini, Band yang bagus OK, band yang tanggung tangung siap siap kena lempar batu atau sepatu butut. Rollies, Rhapsodia,The Peels,Cockpit dan Godbless merupakan band band yang dipuji-puji oleh para penonton di kota dingin itu.
Tetapi ada salut pula pada para pemain Ternchem yang tetap tabah dan kuat mental menghadapi sorakan sorakan maupun ejekan ejekan penonton malam itu .Ternyata bagi Ternchem pengalaman di Surabaya dijadikan cemeti bagi mereka untuk lebih maju lagi dan pada tahun tahun berikutnya, Ternchem berhasil membentuk dan mengembangkan jatidirinya sebagai band rock selevel dengan Rhapsodia, Jaguar,Giant Step dan band band rock top era 70an lainnya dan mereka bukan hanya sukses di Solo tetapi juga di Bandung dan Jakarta serta diberbagai daerah dengan mascot-nya Bernard Parnadi.
Antara Band Band Dari Jawa Barat,Jawa Tengah Dan Jawa Timur
Antara Band Band Dari Jawa Barat,Jawa Tengah Dan Jawa Timur
Waktu : Minggu Kedua, September 1970
Tempat : Gd Gelora Pancasila Surabaya
Saksi : 12. 000 Penonton
Peserta : Rhapsodia , Ternchem, & Jaguar
Cara Menilai : Dari Sambutan Penonton
sumber : fb-post-Mh Alfie Syahrine
#latepostmusicevent